10/01/12

JUST WAITING FOR YOU !


Waiting is really bored,,,trus yang ditunggu kaya raja atau ratu, kaya bisul mau pecah hahha :D
Menunggu membuat stress, mulai dari menunggu hujan berhenti, menunggu gajian, menunggu cewek atau cowok perfect, menunggu dilamar, menunggu disidang skripsi, menunggu dan menunggu,sangat membosankan dan membuat deg-deg serrr hiiii :)

Sebenarnya ini waktu libur, tapi ada teman lama yang mau ketemu,,yaudah deh gapapa jatah libur dipake buat kangen-kangenan sama temen lama. Janjian lah kita di suatu tempat yang memang biasa kita datangi kalau ingin bertemu, rawan macet sih tapi asik :p

Janjian bertemu jam 17.00, saya sudah datang setengah jam lebih awal, karna saya tahu akan melewati macet jadi saya berangkat lebih awal. Tidak mau membuat teman saya menunggu lama.

Alhamdulillah, teman saya belum datang, setidaknya saya tidak perlu merasa bersalah hehe. Oke setengah jam pun berlalu, saya rasa teman saya akan segera datang, maka saya memulai pesan minum duluan, saya sms dia bertanya mau titip pesanan atau tidak, tapi tidak balasan, hmm yasudah saya saja berhubung saya juga sudah haus. 


1 jam tak kunjung muncul muka teman saya itu, sudah melewati batas bosan saya,,di sms ga dibales di tlp ga diangkat, jangan-jangan hp nya ketinggalan di rumah, kecelakaan, kecopetan, jgn bilang ga ada pulsa, tambah stress saya L oke sebenarnya saya jam 21.00 sudah ada janji dengan pacar saya, bagaimana ini. Jam sudah menunjukkan pukul 20.00, Oke saya tunggu sampai jam 20.15 deh. 

Finally, 10 menit kemudian ia datang tepatnya pukul 20.10, saya hanya bisa tersenyum mendengar alasan kuno nya “sori jalanan macet bgt “, great.

Menunggu seperti ini sangat teramat tidak menyenangkan. Sayangnya beberapa orang sering melupakan etika penggunaan waktu dan merasa waktu mereka lebih penting dan sangat merasa dibutuhkan oleh orang lain. Lebih baik mengatakan tidak pada suatu janji, apabila sedang sibuk daripada membuat orang lain pasrah dengan memaklumi tradisi jam karet. 

The big question adalah, mengapa orang lain bisa datang tepat waktu? seseorang yang sudah dewasa, saya yakin bisa menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan semua agar tidak terlambat dalam hal apapun termasuk macet. Dan satu lagi, kalau telat apa susahnya komunikasi. 

Salam Tya Sinor..

04/01/12

PANASDINGIN!!


Suasana ini,,ya suasana ini yang begitu saya bingungkan,,kadang panas kadang dingin kadang senang kadang duka,,seperti musim sekarang ini pancaroba disebutnya kadang panas kadang hujan membuat tubuh tidak stabil, mengiyakan segala apa yang tidak mentidakkan segala apa yang iya ???

Bingung,,yeah saya bingung,,,kemana arahnya ini?

Saya terus bertanya,, kepada siapapun yang saya hampiri sampai-sampai nafas yang keluar dari hidung saya serasa panas, sepanas udara dan rasa ini..argh..

Tapi semua ini nikmatnya,, saya berpikir kembali,,ini semua buatan Sang Arsitek lho, pasti Ia mempunyai maksud,,mungkin agar kita terbiasa dengan panas ini, dingin ini suasana yang tidak stabil ini,,,

Saya rasa, saya membutuhkan personal space,agar saya bisa menikmati semua ini,,
Sang Arsitek ada ada saja,,,sigh…

Salam Tya Sinor

20/12/11

IMAGINATION


Ketika sesorang membuat kejatuhan dirinya dan sekitarnya, dunia menjadi tidak seimbang, banyak riuh tawa yang terlihat mencemooh berseliweran di pikiran padahal bukan maksud mereka, bukan salah mereka,,seseorang itu saja yang sangat mendalami perannya sehingga terbawa dengan arusnya.

 Ia lupa, lupa dengan apa yang sebelumnya ia  miliki, sahabat, keluarga, kekasih, Arsitek. Ia lupa lupa tak sadarkan diri,mengelabui waktu seolah ini tidak pernah terjadi ,ini tidak pernah terjadi umpatnya,sayangnya ini semua terjadi…

Setelah itu ia akhirnya terbangun sambil menertawakan dirinya yang begitu dipenuhi dengan ego, di kuasai oleh ego, kemudian ia sejenak berpikir setelah berhenti tertawa,

Banyak yang beranggapan bahwa untuk "berpikir secara mendalam", seseorang perlu memegang kepala dengan kedua telapak tangannya, dan menyendiri di sebuah ruangan yang sunyi, jauh dari keramaian dan segala urusan yang ada. Sungguh, mereka telah menganggap "berpikir secara mendalam" sebagai sesuatu yang memberatkan dan menyusahkan. Mereka berkesimpulan bahwa pekerjaan ini hanyalah untuk kalangan "filosof". 

"semua sudah tidak seperti dulu, kesalahan saya ya kesalahan saya, saya pasti dapat memperbaikinya, tergantung saya mau mempercepat atau memperlambat untuk memperbaikinya"..tenang semua tidak ada yang sia-sia,, pasti Sang Arsitek mempunyai hadiah besar buat saya seorang,,,tersenyum ia bangga :)

Salam Tya Sinor : )